ADAP PENULISAN DI INTERNET

Adab Penulisan di Internet

            Internet adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Perkembangan Internet juga telah memengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet.
            Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.
Seiring perkembangan internet yang begitu cepat dalam membuat suatu postingan dan menulis suatu artikel di internet baik dalam bentuk blog maupun web, ataupun dalam mengirim e-mail kepada orang lain atau suatu instansi serta dalam menggunakan situs jejaring sosial seperti twitter dan facebook. Ada banyak hal yang harus diperhatikan. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi suatu penuimpanagn suatu makna dan juga untuk menghidari hal-hal negative yang tidak diinginkan. Maka setiap orang yang ingin melakukan penulisan perlu memperhatikan beberapa hal mengenai penulisan di internet, diantaranya:
  1. Tidak mengandung unsur pornografi 
  2. Tidak mengandung unsur SARA 
  3.  Menggunakan bahasa yang baik dan sopan 
  4. Menghargai hak orang lain, tidak menyinggung perasaan orang lain, kalau pun mengkritik gunakanlah bahasa yang baik dan benar 
  5.  Menyampaikan suatu informasi secara jujur atau dengan kata lain tidak berbohong 
  6. Jika dalam postingan kita mencakup artikel orang lain tuliskan sumber yang bersangkuatan untuk lebih menghargai narasumber.

 Selain adab penulisan di internet, kita juga harus memiliki etika dalam menulis di internet. Ada beberapa etika menulis di internet, hal ini dibutuhkan agar kita tidak menyinggung privasi orang lain. Terdapat sepuluh Etika dalam menulis di internet yaitu sebagai berikut:
  1. Jagalah kehormatan diri Anda di Internet sebagaimana Anda menjaganya dalam kehidupan nyata. Jangan hanya karena Anda merasa tidak dikenali lalu berlaku kasar atau tidak pantas.
  2. Ingatlah bahwa di Internet Anda berhubungan dengan manusia, bukan cuma komputer. Perlakukanlah mereka sebaik perlakuan yang anda inginkan dari mereka. Bisa juga dibalik. Perlakuan yang Anda terima akan sepadan dengan cara anda memperlakukan mereka.
  3. Jangan memboroskan bandwidth dan waktu akses dengan mengirim grafik, gambar dsb. Kecuali memang tak terhindarkan.
  4. Jangan terdorong untuk selalu kontroversial. Dunia ini sudah penuh keragaman. Hargailah pendapat orang lain dan jangan memaksakan pendapat. Jangan memulai atau memprovokasi pertengkaran yang dapat dihindarkan atau dihentikan.
  5. Berbagilah pengetahuan yang berharga. Internet akan berkembang terus dan akan semakin mudah diakses. Saling berbagilah untuk meningkatkan kualitas diri.
  6. Hindarkan anak anak dari informasi yang belum sesuai bagi pertumbuhannya. Internet adalah sumber informasi tanpa batas dan sangat mudah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Awasilah bagaimana anak Anda menggunakan internet.
  7. Jangan melanggar hukum. Hukum yang berlaku didunia nyata, banyak yang juga berlaku di Internet, termasuk hak perorangan, kecurangan dan penyesatan, hak cipta dan merk, gangguan, hujatan dan masalah kerahasiaan. Berlaku wajarlah seperti didunia nyata.
  8. Hormatilah privasi peserta lainnya. Jangan menyebar e-mail address seseorang tanpa ijin, seperti halnya kita tidak meyebarkan nomor telepon seseorang semaunya. Juga jangan mendaftarkan email orang lain ke milis atau newsgroup tanpa seijinnya.
  9. Jangan memanfaatkan keberadaan anggota group untuk tujuan lain. Keberadaan banyak orang di Internet memang dapat dimanfaatkan untuk bisnis, tetapi tidak semua milis atau news group pantas untuk itu.
  10. Siaplah memaafkan kesalahan seseorang. Internet dihuni banyak orang, bukan komputer. Dan manusia dapat saja berbuat salah. Lakukan pembetulan seperlunya dan jangan segan untuk bertanya atau minta bantuan.

Referensi:


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Awal dari Kewirausahaan


Pendahuluan
 
         keberhasilan suatu negara dapat dilihat melalui kemampuan negara tersebut dalam menghasilkan suatu barang atau jasa yang berguna dan mendistribukannya keseluruh penduduk sehingga dapat memperbaiki keuangan dengan aspek ekonomi. salah satu pendorong perekonomian yaitu kewirausahaan. Kewirausahaan atau dapat dikatakan entreprenership  adalah suatu proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan. dalam kewirausahaan terdapat 3 perilaku, yaitu memulai inisiatif, mengorganisasi dan mereorganisasi mekanisme sosial atau ekonomi untuk merubah sumber daya dan situasi dengan praktis, dan diterimanya resiko dan kegagalan.
         Wirausahawan adalah orang yang merubah nilai sumber daya, tenaga kerja, bahan dan faktor produksi lainnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya dan juga orang yang melakukan perubahan inovasi dan cara-cara baru. Para wirausahawan dunia pertama kali muncul di Inggris pada masa revolusi industri pada akhir abad kedepalan belas. Para wirausahawan awal ini mempunyai karakteristik kesabaran dan tenaga yang tidak terbatas. Inovasi merupakan kunci penting dalam kewirausahaan.
         Ada banyak karakteristik wirausahawan menurut mcClelland karakteristik wirausahawan yaitu keiginan untuk berprestasi, keinginan untuk bertanggung jawab, preferensi kepada resiko-resiko menengah, persepsi pada kemungkinan berhasil, rangsangan oleh umpan balik, aktivitas energik, orientasi kemasa depan, keterampilan dalam keorganisasian, dan sikap terhadap uang.
         usaha usaha memiliki suatu kemungkinan-kemungkinan yang tidak begitu jelas kemana arah hasilnya. peluang suatu usaha sangat fluktuatip, dimana para wirausahawan sendiri tidak dapat memprediksi. namun ada yang dapat diketahui, yaitu potensi yang mungkin didapat. potensi tersebut terdiri dari kemampuan inovatif, toleransi terhadap kemenduaan, keinginan untuk berprestasi dan lain hal.




http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS