Showing posts with label analisis dan Estimasi Biaya. Show all posts
Showing posts with label analisis dan Estimasi Biaya. Show all posts

Analisis dan Estimasi Biaya Publick Bench

Publick Bench



kegunaan alat / mesin ini:
           Produk diatas merupakan jenis produk kursi tunggu, dimana kursi bisa digunakan di dalam ruangan (indoor). Kursi tunggu di di desain untuk 3 orang pada setiap baris tunggu kursinya. Bagian dari produk tersebut terdiri dari kau dan besi, dimana besi digunakan untul rangka penopang bangku dan kayu digunakan untuk sandaran dan dudukan kursi. Penggunaan kursi tunggu tersebut bisanya di dalam ruangan, seperti ruang kantor, ruang tunggu pasien dalam poliklinik, dan lain-lain. Rangka kursi didesain kokoh untuk menopang orang yang duduk di kursi tunggu tersebut. Peminat kursi tunggu tidak begitu banyak dikarenakan kursi hanya digunakan untuk keperluan publik saja. Untuk desain kursi tunggu diatas menarik, namun pengguna biasanya lebih menyukai kursi yang lebih nyaman (dari bahan sofa).

proses pembuatan :
Kursi tunggu diatas terdiri dari dua jenios bahan, yakni rangka utama dari bahan besi, dan bahan kayu untuk dudukan dan sandaran kursi. Proses pembuatannya dibagi 2 jenis:
1. Proses Pembuatan Berbahan dasar kayu ( dudukan dan sandaran kursi)
    Material yang digunakan adalah bahan dasar kayu, proses dimulai dengan proses pemotongan awal, dimana material dari bahan kayu besar di potong menjadi ukuran sedan guntuk memudahkan pemotongan. Setelah memaluli proses pemotongan awal, kemudian material kayu masuk ke proses pengamplasan awal, dimana amplas yang digunakan adalah amplas 100-240. Setelah proses produksi material selesai, maka kayu yang telah halus dan ukurannya telah disesuaikan, selanjutnya material kayu masuk ke proses pemotongan utama dimana material kayu di potong menjadi bagian bagian ukuran dalam hal ini terdiri dari 2 bagian yakni sandaran dengan ukuran 30 cm dan dudukan dengan ukuran 50 cm proses pemotongan dilakukan dengan menggunakan mesin potong (cutting) untuk memperoleh hasil pemotongan yang baik dan ukuran yang lebih akurat. Setelah melalui proses cutting selanjutnya akan dilakukan proses borring, pada proses ini kayu dilubangi sesuai diameter yang diinginkan.. Proses Borring bertujuan untuk melubangi bahan material kayu yang kemudian akan dirakit dengan bahan rangka utama (besi). Setelah proses borring proses selanjutnya adalah proses pengamplasan akhir, dimana proses ini bertujuan agar material kayu yang telah di potong lebih halus lagi dari sisi bagian pinggir kayu. Setelah melalui proses pengampalsan akhir, kemudian material yang telah halus dilakukan proses finishing, yakni proses pengecatan dan pernis. Proses ini bertujuan untuk agar kayu terlihat lebih menarik. Setelah dilakukan pengecatan dan pernis kayu di keringkan sambil menunggu proses perakitan dengan bagian rangka utama.

2. Proses Pembuatan Rangka Utama
   Proses material yang kedua yakni proses pembuatan rangka utama (Material Besi). Pada umumnya proses pembuatan rangka utama sama dengan proses pembuatan material berbahan dasar kayu yang mebedakan yakni dari jenis alat dan pada besi tidak ada proses pengamplasan. Dimulai dengan proses pemotongan awal. Yang membedakan dengan proses material kayu yakni alat potong yang digunakan. Selanjutnya proses dilakukan dengan pemotongan utama yakni besi dipotong menjadi bagian- bagian rangka. Setelah besi di potong menjadi bagian-bagian kemudian proses selanjutnya adalah proses borring dimana besi di lubangi untuk menyatukan bagian sandaran besi dan penopang samping rangka utama. Setelah melalui proses pengeboran, kemudian besi dirakit dengan bagian besi lainnya, dimana perakitan delakukan dengan proses welding (penyatuan besi menggunakan las). Setelah proses perakitan rangka utama, mekudian rangka yang sudah menjadi bentuk melalui proses pengecatan dan pernis (finishing rangka besi). Setelah proses cat selesai dan cat sudah kering, kemudian rangka besi utama dirakit dengan dudukan dan sandaran kursi dengan mengunakan baut.

Material yang digunakan dalam bangku duduk ini adalah :
1. Kayu
2. Besi
3. Cat
4. Pernis
5. Baut

biaya-biaya yang dikeluarkan dalam proses pembuatan ini, Biaya pembuatan terdiri dari biaya tenaga kerja, biaya proses dan biaya material:
1. Biaya Tenaga Kerja
   Tenaga kerja terdiri dari 3 orang, karena produk ini dibuat di industri kecil menengah dengan skala produksi kecil, tengana kerja terdiri dari:
a. Pekerja material kayu dengan upah perhari Rp 60.000
b. Pekerja material Besi dengan upah Rp 60.000
c. Pekerja Bagian Pengecatan dan finishing dengan upah Rp 50.000
  
Jadi Biaya kerja perbulan Rp 170.000 x 26 Hari Kerja = Rp 4.420.000

2. Biaya Proses Produksi
   Biaya proses produksi merupakan biaya tidak tetap, dimana biaya ditentukan oleh besarnya intensitas produksi, biya tersebut meliputi listrik, telephon, dan air. Biaya listrik Rp 500.000, Telephon Rp 200.000, dan air Rp 150.000/ Bulan. Jadi Total Biaya proses sebesar Rp 850.000 Pre bulan.

3. Biaya Material
   Dalam sebulan produksi menghasilkan 20 produk dimana masing masing produk membutuhkan material sebagai berikut:
1. Kayu @ 4 Meter = Rp 800.00
2. Besi @ 30 Meter = Rp 6.000.000
3. Cat Kayu @ 1 Kaleng = Rp 30.000
4. Cat Besi @ 2 Kaleng = Rp 80.000
5. Pernis @ 1 Kaleng = Rp 35.000
6. Baut @ 1 Lusin = Rp 7.200
7. Amplas 4 lusin = Rp 240.000

Jadi total biaya material per Pcs = Rp 6952200, total Biaya dalam 1 bulan untuk 20 produk = 139044000+240000 = 139284000.

Total Biaya yang dikeluarkan untuk 1 Pcs produk adalah = Rp 4.420.000+ Rp 850.000+ Rp 139284000 = Rp 184.334.000/ 20 = Rp 9216700/ Pcs.

Harga alat atau mesin ini, per pieces atau per satuan tertentu :
     Harga jual disesuai di sesuaikan dengan pasaran, Untuk produk diatas disesuaikan dengan bahan material yang digunakan dan biaya proses pembuatan dan tenaga kerja ditambah keuntungan persatuan sebesar 10% per pcs jadi harga bangku duduk public tersebut adalah Rp 9216700 + Rp 921670 = Rp 10. 138. 370

Apakah Anda yakin kalau nanti diproduksi akan dapat memberikan keuntungan :
      Kursi duduk tunggu tersebut kurang memenuhi aspek ergonomis, walaupun desai kursi duduk tersebut menarik, namu dari segi kenyamana pengguna kursi tersebut masih kurang memenuhi standar. Sebagai contoh desain kursi tersebut hanya di gunakan untuk 3 orang dan pengguna harus orang yang mempunyai tubuh rata-rata, sedangkan untuk orang yang bertubuh besar kursi tersebut akan membuat tidak nyaman. Selain itu sandaran kursi juga tidak dapat digunakan untuk orang yang bertubuh kecil (anak-anak) karena kursi tersebut dirancang untuk tubuh rata-rata orang dewasa saja. Kenyamanan merupakan hal pentinga dalam melakukan pembuatan suatu produk dimana produk harus bisa memenuhi keinginan konsumen dipasaran. Sebaiknya produk didesain ulang seperti bahan yang digunakan jangan tebuat dari kayu yang kan membuat orang tidak nyamaN. Untuk rangka besi produk ini sudah terlihat kokoh dan kuat untuk siapa saja.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS