Hoby

HOBI TIDUR





Hobi adalah suatu kebiasa yang paling suka dilakukan oleh setiap orang. hobi bisa berupa aktivitas yang sering dilakukan, namun bisa juga sebagai suatu kegiatan yang sangat digemerin namun tidak terlalu rutin. hobi w sendiri kalau boleh jujur ya TIDUR.. dimana dan kapan saja w bisa tidur, sampe w sendiri khawatir ma hobi w ini. ketika tugas numpuk kaya cucian, bisa-bisanya ketiduran...lagi mikir didepan komputer aja bisa mpe ketiduran,,, #TepokJidat. tidur itu hobi atau kebiasaan w sendiri jadi ga bisa dibedain, w cinta bgt sama kegiatan tidur atau kegiatan bermalas-malasan lainnya. (baca komik, novel, nonton film itu termasuk kegiatan bermalas-malasan ga??).
kaka w pernah bilang kalau w ini makhluk paling ajaib, lagi dalam suatu aktiviitas baik itu nonton TV, baca buku, gy duduk atau gy didepan komputer aja bisa ketiduran...
Tidur itu si penting, ada cerita yang adegan yg bikin w jantungan, hal ini terjadi cuma karena w ga tidur, suatu hari w ga tidur seharian karena ada deadline tugas yang harus w lakukan, trus w harus ke suatu acara sampe pagi. Pulang dari acara tersebut w harus mengendarai mobil, karena ngantuk berat, wiss,, hampir aja nabrak tiang gara-gara w ketiduran.. parah ini ma.. Huff, untungnya cepet sadar waktu itu.. set, langsung balik ke trek eh... hehhehee

HObi itu ada yang positif dan negatif...
lakukanlah hobi itu yang positif, yang baik-baik saja.. hindari hal-hal negatif yang ada, karena itu sangat merugikan banyak orang.. ayo semangat...

lakukan segala sesuatu yang bermanfaat untuk diri kita dan orang lain ^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jiwa Kewirausahaan

Jiwa Kewirausahaan

Kewirausahaan atau Entrepreneurship adalah proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.

Sikap wirausaha
Dari daftar ciri dan sifat watak seorang wirausahawan di atas, dapat kita identifikasi sikap seorang wirausahawan yang dapat diangkat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut

©       Disiplin

Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Arti dari kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya. Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya. Ketepatan terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Sifat sering menunda pekerjaan dengan berbagai macam alasan, adalah kendala yang dapat menghambat seorang wirausahawan meraih keberhasilan. Kedisiplinan terhadap komitmen akan kualitas pekerjaan dapat dibina dengan ketaatan wirausahawan akan komitmen tersebut. Wirausahawan harus taat azas. Hal tersebut akan dapat tercapai jika wirausahawan memiliki kedisiplinan yang tinggi terhadap sistem kerja yang telah ditetapkan. Ketaatan wirausahawan akan kesepakatan-kesepakatan yang dibuatnya adalah contoh dari kedisiplinan akan kualitas pekerjaan dan sistem kerja.

©       Komitmen Tinggi

Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif (berorientasi pada kemajuan). Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya. Sedangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain terutama konsumennya adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan konsumen, kualitas produk yang sesuai dengan harga produk yang ditawarkan, penyelesaian bagi masalah konsumen, dan sebagainya.Seorang wirausahawan yang teguh menjaga komitmennya terhadapkonsumen, akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan.

©       Jujur

Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan. Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks. Kejujuran mengenai karakteristik produk (barang dan jasa) yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan olehwirausahawan.

©       Kreatif dan Inovatif

Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar. Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu. Justru seringkali ide-ide jenius yangmemberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil.

©       Mandiri

Seseorang dikatakan “mandiri” apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain. Kemandirian merupakan sifat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Pada prinsipnya seorang wirausahawan harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya.

©       Realistis

Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta atau realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan atau perbuatannya. Banyak seorang calon wirausahawan yang berpotensi tinggi, namun pada akhirnya mengalami kegagalan hanya karena wirausahawan tersebut tidak realistis, obyektif dan rasional dalam pengambilan keputusan bisnisnya. Karena itu dibutuhkan kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukan atau sumbang saran yang ada keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis.


Reff: www.wikipedia.com


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Future.. Past... Present

         Hidup itu tidak pernah terhindar dari masa lalu, bahkan sekarang dan mungkin masa yang akan datang.. bagaimana masa lalu kita, apa yang kita lakukan sekarang dan apa yang akan terjadi besok.. itu merupakan urutan yang mungkin akan tersisipkan penyesalan atau rasa bangga telah memutuskan sesuatu dengan benar.

         sekarang bagaimana kita menyikapi masa lalu yang mungkin begitu menyisakan sakit yang begitu dalam hingga tak bisa dilupakan, merusak keadaan sekarang dan mungkin membuat masa depan suram... masa lalu ataupun suatu masa yang menyisakan sakit tidaklah untuk dilupakan, jadikanlah itu sebagai kenangan yang bisa dijadikan pelajaran untuk masa yang akan datang dan membuat kita menjadi sosok yang lebih kuat dalam mengadapi berbagai masalah. hidup itu berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian... 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas 2 Etika Profesi

Tugas 2 Etika Profesi


Nama : Iffah Mawaddatunnisa 
NPM : 31408024
Kelas : 3ID01




1. Jelaskan tentang tata tertib kehidupan dikampus yang berlaku umum untuk semua civitas  
    academica! Apakah aturan tata tertib memang diperlukan di lingkungan kampus? Jelaskan    
    alasannya!
    Jawaban:

Tata tertib yang berlaku umum untuk semua civitas academica di kampus sangat banyak, seperti buanglah sampah pada tempatnya, dilarang merokok di koridor, dan banyak aturan-aturan yang harus ditaati diareal sekitar kampus. Aturan-aturan itu ada atau dibuat bukanlah untuk dilanggar, namun untuk ditaati.

Aturan tata tertib sangat diperlukan didalam lingkungan kampus, karena aturan yang ada bermanfaat untuk orang-orang yang berada dilingkungan itu juga. Bayangkan kalau tidak ada aturan untuk “dilarang membuang sampah sembarangan” akan ada banyak sampah yang bertebaran dilingkungan kampus yang akan menyebabkan bibit penyakit tumbuh, selain itu juga tidak enak dipandang mata. Hal ini dapat mengganggu system kehidupan yang telah ada. Seperti, system belajar, kesehatan, dan lain-lain.

Aturan-aturan tersebut dibuat tidak mungkin tanpa ada alasan, sekalipun ada yang mengatakan, “sudah ada office boy kenapa harus membuang sampah ditempat sampah? Biar saja OB yang mengerjakan. Kan mereka dibayar untuk melakukan itu semua”, tidak mungkin dengan begitu entengnya dapat mengatakan hal itu, sebab, sekalipun OB ada, setiap orang harus menjaga kebersihan itu juga, karena manfaat terbesar untuk kehidupan para civitas kampus juga.



2. Jelaskan perilaku/sikap/tindakan yang sebaiknya tidak dilakukan oleh mahasiswa dikampus!
    Berikan minimal 10 contoh nyata yang saudara amati dan solusi yang saudara tawarkan!
    Jawaban:

  1. Merokok: merokok bisa mengganggu banyak mahasiswa maupun dosen yang tidak merokok, maka sebaiknya disediakan ruangan tersendiri khusus perokok.
  2. Buang sampah sembarangan: meningkatkan kembali kesadaran civitas campus untuk lebih peduli terhadap lingkungan
  3. Telambat: mendisplinkan diri sendiri dengan membiasakan diri dengan hal yang baik
  4. Tidak mengerjakan tugas: tugas merupakan tanggung jawab pribadi, maka mulailah dari diri sendiri.
  5. Melawan dosen: Dosen adalah orang tua di kampus, maka hormatilah dia seperti menghormati orang tua kita sendiri.
  6. Membawa obat terlarang: Obat-obat terlarang sangat berbahaya, say no to drugs.
  7. Meminum minuman keras: Minuman keras dapat memabukan dan menganggu kegiatan perkuliahan, jangan pernah meminum-minuman keras di campus.
  8. Berpakaian seksi: berpakaian seksi dapat mengganggu system pembelajaran, makan gunakanlah pakaian yang pantai untuk kuliah.
  9. Mencuri: mengambil hak orang lain itu dilarang oleh hukum
  10. Mencontek: mencontek sama dengan mencuri!!

  
3. Jelaskan perilaku/sikap/tindakan yang seharusnya dilakukan oleh mahasiswa di kampus!
    Berikan minimal 10 contoh!

    Jawaban

  1. Belajar merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh mahasiswa.
  2. Membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan kampus lebih nyaman.
  3. Datang tepat waktu agar tidak menganggu kegiatan belajar.
  4. Berpakaian rapi agar enak lihat mata dan tidak mengganggu system belajar.
  5. Menghormati dosen merupakan sikap yang wajib dilakukan oleh orang yang lebih muda.
  6. Tidak melakukan plagiatisme karena itu mengambil karya orang lain.
  7. Sopan kepada setiap orang yang berada dilingkungan kampus.
  8. Ramah kepada setiap orang
  9. Jujur, agar dapat dipercaya.
  10. Baik kepada setiap orang, karena kebaikan akan memudahkan semuanya.

4. Isilah checklist berikut dengan jujur!, jawablah dengan Ya atau Tidak

    Jawaban:
  1. Saya selalu berpakaian yang pantas/sesuai dan rapi setiap kali ke kampus(YA)
  2. Saya selalu mengenakan sepatu setiap kali pergi ke kampus (YA)
  3. Saya selalu datang tepat waktu ke ruang kuliah(TIDAK)
  4. Saya merasa bersalah bila datang terlambat di kelas(YA)
  5. Saya kadang-kadang ngobrol dengan teman pada saat dosen mengajar(YA)
  6. Saya selalu membuat catatan kuliah(TIDAK)
  7. Saya menyapa dosen yang mengajar di kelas saya(YA)
  8. Saya mengenal semua dosen yang mengajar saya(YA)
  9. Saya membuang sampah selalu pada tempatnya(YA)
  10. Saya mengingatkan teman yang mebuang sampah sembarangan(YA)
  11. Saya mengatur kembali bangku dikelas setelah kuliah selesai(TIDAK)
  12. Saya tidak merokok di dalam gedung/ruangan(YA)
  13. Saya dikampus pernah ditegur orang lain karena sikap/perilaku saya yang tidak patut(TIDAK)
  14. Saya pernah menegur mahasiswa lain yang melakukan tindakan tidak pantas dikampus(TIDAK)
  15. Saya tidak peduli dengan apa yang dilakukan oleh mahasiswa lain di kampus, sepenuhnya adalah tanggung jawab mereka(YA)
  16. Saya percaya pada kemampuan sendiri(TIDAK)
  17. Saya pernah nyotek pada saat ujian(YA)
  18. Saya pernah melakukan plagiat terhadap karya orang lain(TIDAK)
  19. Saya memberi kontribusi untuk perbaikan suasan akademik di lingkungan kampus(TIDAK)
  20. Saya lebih senang bekerja sendiri daripada kerja kelompok(TIDAK)






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Etika Profesi dalam Bidang Keteknikan

TUGAS 1
ETIKA PROFESI

Nama : Iffah Mawaddatunnisa
NPM : 31408024
Kelas : 3 ID 01

Jelaskan alasan perlunya etika profesi dalam bidang keteknikan! Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika?
Jawaban:
          Pengertian etika ialah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk, etika juga merupakan ilmu tentang hak dan kewajiban moral atau akhlak. Sedangkan, profesi atau bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian tertentu. Sehingga pengertian etika profesi adalah suatu ilmu mengenai hak dan kewajiaban yang diladasi dengan pendidikan keahlian tertentu salahnya dalam bidang keteknikan. Bidang keteknikan merupakan suatu bidang yang berorientasi dalam menyelesaikan masalah. Sehingga pada aplikasinya etika profesi bidang keteknikan ini merupakan suatu ilmu tentang hak dan kewajiban untuk menyelesaikan masalah dalam suatu pekerjaan. Dasar ini merupakan hal yang diperlukan dalam bidang keteknikan. Sehingga tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan yang menyebabkan ketidaksesuain dengan bidang tersebut. Profesionalisme sangat penting dalam suatu pekerjaan, bukan hanya loyalitas. Sehingga, etika profesilah yang sangat penting. Bidang keteknikan tergabung atas berbagai bidang, dimana dalam bidang pekerjaan disini akan ada banyak orang yang tergabung, tidak menutup kemungkinan terdapat teman, saudara ataupun orang yang dicinta. Sehingga ketika hendak mengambil keputusan tidak terjadi penyimpangan, oleh sebab itu etika disini sangat dibutuhkan, sehingga tidak terjadi ketidakadilan. Salah tetap salah dan benar tetap benar.
         Etika sangat penting dalam menyelesaikan suatu masalah dalam bidang keteknikan, sehingga bila suatu profesi keteknikan tanpa etika akan terjadi penyimpangan-penyimpangan yang mengakibatkan terjadinya ketidakadilan. Ketidakadilan yang dirasakan oleh orang lain akan mengakibatkan kehilangan kepercayaan. Kehilangan kepercayaan berdampak sangat buruk, karena kepercayaan merupakan suatu dasar atau landasan yang dipakai dalam suatu pekerjaan.


Beri contoh minimal tiga kasus pelanggaran etika profesi yang pernah terjadi di bidang profesi keteknikan! Apa dampak yang ditimbulkan?
Jawaban:
         Bidang keteknikan pada bidang teknik mesin, seorang montir memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki mesin, salah satu contohnya montir mobil, montir tersebut mengetahui apa saja kerusakan pada mesin mobil tersebut. Bagian yang rusak dari mobil itu sebenarnya hanya ada satu bagian, namun montir tersebut berbohong dengan mengatakan ada bagian lain yang harus diganti juga. Dia tau bahwa pelangganya tidak begitu merti mengenai mobil, sehingga dia melakukan hal tersebut. Dengan kejadian tersebut pelanggan tersebut terpaksa harus mengeluarkan uang banyak untuk memperbaiki mobilnya. Ketika pelanggan tersebut pindah ke bengkel lain dan mengetahui kenyataannya, maka pelangga itu tidak percaya lagi dengan bengkel tersebut dan tidak akan kembali ke bengkel tersebut. Akibat pelanggaran yang dilakukan, bengkel tersebut kehilangan satu pelanggan, kemungkinan kejadian tersebut akan tersebar keorang lain sehingga bengkel tersebut berdampak menjadi sepi pelanggan.
         Bidang keteknikan pada bidang teknologi, salah satu jaringan komunikasi terkenal diindonesia membuat iklan yang luar biasa untuk menarik pelanggan. Iklan tersebut berisi janji-janji, baik biaya telepon murah, gratis sms, dan lain-lain. Namun jaringan tersebut membuat suatu masalah dengan mengecilkan kecepatan, secara teori memang dengan biaya murah kecepatannya pasti berkurang, namun bagi pelangga itu tidak berlaku, sehingga kejadian tersebut dianggap sebagai penipuan publik, dan ini merugikan pelanggan.
        Bidang keteknikan dibidang industri, sebuah industri makanan dijakarta, memproduksi jajanan makanan sekolah, makanan tersebut mengunakan pewarna agar menarik anak-anak, namuan pewarna makanan yang asli warnanya tidak begitu menarik dan mahal. Pembuat makanan tersebut melakukan hal nakal dengan menganti pewarna makanan tersebut dengan pewarna baju atau rodamin B. Hal itu dilakukan karena pewarna baju lebih menarik warnanya dan harganya lebih murah. Pembuat makanan tersebut padahal tau bahaya dari pewarna tersebut, yaitu dalam jangka pendek dapat menyebabkan keracunan dan dalam jangka panjang dapat menyebabakan penyakit kanker. Namun, walapun sudah mengetahui hal tersebut dia tetap mencampurkan zat berbahaya tersebut kedalam jajanan anak-anak tersebut. Etika profesi tidak digunakan sama sekali oleh mereka, karen mereka sudah tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dia lakukan dan tidak meperdulikan kesehatan anak-anak.

Dalam sebuah laboratorium riset dengan 50 orang peneliti telah terjadi kebocoran yang menyebabkan terinfeksinya para pekerja oleh bakteri mematikan. Dalam waktu singkat telah jatuh 10 korban jiwa. Untuk menghambat penyebaran bakteri yang belum ditemukan obat penangkalnya, dilakukan isolasi terhadap fasilitas tersebut. Namun demikian, potensi ancaman kematian masih menghantui 100 ribu penduduk kota tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut adalah dengan membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantakkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan dilemma moral tersebut menurut faham:
a. Kantianisme
b. Utilitarianisme
Jawaban:
         Kantianisme adalah etika non-konsekuensialisme, karena penekanannya pada kewajiban, maka pemeliharaan sebagai etika kewajiban. Paham tersebut mengartikan bahwa etika profesi yang harus dilakukan adalah menjalankan kewajiban, dimana disini diwajibkan untuk membumi hanguskan instalasi riset tersebut dengan cara dibom untuk menolong jumlah manusia yang lebih banyak.
         Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tak bermanfaat, tak berfaedah, dan merugikan. Paham ini mengartikan bahwa dalam pengambil keputusan untuk penyelesaian dari kasus tersebut harus dilihat dari sisi untung dan ruginya. Dimana dari kasus tersbut kerugian yang didapat lebih banyak dibandingkan dengan keuntungan yang didapat, sehingga dengan begitu keputusan terbaik adalah membumi hanguskan instalasi riset tersebut.

Referensi:
http://google.com/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS